Pada mulanya sebuah perangkat elektronik, untuk menjalankan sebuah instruksi, memerlukan sebuah perangkat yang dibuat tersendiri. Hal ini berdampak pada banyaknya komponen elektronika yang digunakan pada peralatan yang memerlukan banyak proses dalam kalkulasi.
Sebagai contoh adalah mesin buatan Prof. Alan Turing dari Inggris, untuk memecahkan kode mesin Enigma buatan Jerman, berukuran sebesar lemari dengan biaya yang dihabiskan untuk membuat mesin itu sebesar 100 juta pounds, yang dibuat selama dua tahun, dengan tujuan untuk memecahkan kode enkripsi yang dikirim oleh Enigma lewat jalur udara.
Dengan ditemukannya software, sebuah mesin pada sisi hardwarenya hanya memerlukan komponen utama prosesor dan memori. Adapun instruksi dan cara kerja mesin dibuat dalam berbagai bahasa pemrograman komputer yang diterjemahkan ke dalam bahasa mesin menggunakan interpreter.
Berawal dari menjual software sistim operasi komputer bernama DOS, Microsoft tumbuh sebagai raja di bidang software yang menguasai dunia software. Ia melakuan itu dengan cara menutup kode sumber dan menjadikannya sebagai proprietary. Dengan cara seperti itu, para pengembang software menangguk keuntungan yang sangat besar dari hasil penjualan kopi software yang mereka buat, yang terjual di seluruh dunia untuk software-software umum seperti operating system, word processor, dll.
Kejayaan pengembang perangkat lunak yang menutup kode sumber mulai terkikis manakala seorang yang bersedia dan rela dengan ikhlash mensedekahan ilmunya dengan membuat sebuah open source software bernama Linux. Open source memungkinan sebuah kode yang telah dibuat dikembangkan oleh pihak lain tanpa dipungut biaya dan bahkan boleh dijual ulang dengan syarat, kode hasil pengembangan tidak boleh ditutup sehingga tetap tersedia terbuka (open). Semenjak saat itu open source berkembang dengan sangat cepat bahkan sebagian mampu menyaingi closed source yang telah sejak lama dikembangkan dan dalam beberapa hal melebihi kemampuan closed source. Dengan dukungan komunitas yang saling berbagi, berbagai persoalan dalam kesulitan penggunaan open source software dapat diatasi.
Perangkat Minimal, Hasil Optimal
Dengan adanya open-source software, semua kalangan memiliki akses terhadap teknologi infomasi dengan biaya sangat murah. Hanya diperlukan kesungguhan dan ketekunan untuk belajar dari para master teknologi informasi yang dengan ikhlash mensedekahkan ilmu mereka dengan berperan sebagai penjawab berbagai pertanyaan di forum-forum komunitas yang tersedia di internet.
********
Ya, ilmu adalah sedekah. Dengan suburnya sedekah ilmu ini, Allah subhanahuwata'ala memusnahkan riba sebagaimana firman Allah dalam Qur'an:
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah….”. (QS. Al-Baqarah:276)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar