‘Akar Pendidikan Islam’, sebuah tema yang sangat membara yang Anda akan sangat tertarik dan antusias padanya atau tidak tertarik sama sekali.
Pengantar
Silakan didahului dengan membaca tulisan berikut:
Definisi Negara: http://shaykhumarvadillo.blogspot.co.id/2016/07/definisi-negara.html
Islam ialah Pemerintahan tanpa Negara dan Perdagangan tanpa Riba
Adanya pemerintahan untuk mengatur masyarakat adalah penting tetapi perbankan tidak diperlukan. Negara adalah gabungan dari pemerintah + perbankan. Setiap protes sosial yang ditujukan kepada agen-agen pemerintah adalah salah alamat, tidak pernah berhasil, dan kalaupun berhasil, tidak ada artinya. Protes sosial yang ditujukan kepada perbankan memiliki cara yang sangat berbeda, jauh lebih mudah jika mau diusahakan, dan ada jaminan kemenangan dari Allah subhanahuwata’ala karena Allah telah menyatakan perang terhadap riba.
Kapitalisme ialah Bergabungnya pemerintah dengan perbankan dan disamakannya perdagangan dengan riba. Ini jelas-jelas melawan kehendak Allah subhanahuwata’ala karena Allah telah menghalalkan perdagangan dan mengharamkan riba dan karenanya menuju keruntuhan. Keruntuhan Negara ini menghendaki digunakannya sebuah tata-cara pemerintahan dan tata-cara itu ialah Sultaniyya yang mengatur urusan-urusan kemasyarakatan dan muamalah dengan cara-cara yang telah ditetapkan oleh Allah subhanahu wata’ala.
Untuk mengatur, diperlukan seperangkat aturan. Aturan-aturan itu diambil dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah salalahu’alayhiwasalam. Aturan harus sudah dipahami sebelum/bersamaan dengan berkumpulnya dua orang atau lebih. Karena itu diperlukan sekelompok kecil orang untuk mempelajari aturan dan ketentuan-ketentuan. Ini artinya ada suatu proses pendidikan yang harus sudah dan sedang berjalan. Proses ini telah dikumandangkan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu dan baru disadari pentingnya sejak beberapa tahun yang lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar